Loading...

Rabu, Desember 26, 2012

5 TIDAK RASULULLAH SAW



Media Ummat : Dalam  Al quran maupun hadits, banyak amanah dan  perintah Allah SWT maupun  Rasulullah SAW . Diantaranya; 


1. TIDAK TEPAT JANJI
Dalam sebuah hadits shahih, Rasulullah SAW  bersabda: “Barangsiapa yang berkata kepada anak kecil mari ke sini, nanti saya beri kurma ini”, kemudian dia tidak memberinya, berarti dia telah membohongi anak itu.” (HR. Ahmad)

Jadi dalam mengukur  kedalaman iman seorang muslim,
 tidak perlu melihat status sosial, kekayaan, pangkat
 dan ketinggian ilmu yang dimilikinya.
Sekalipun, orang itu berpredikat  ahli agama dan cendikiawan ,
kalau sekali saja ia ‘ingkar janji’ ,
selesailah sudaahhh...... !!

Untuk hal ini Rasulullah SAW memasukan dlm golongan ummat yg ingkar janji, MUNAFIK.   “Jika berkata ia dusta, jika berjanji ia ingkar, jika diberi amanah ia khianat.”(HR. Bukhari- Muslim)

2. TIDAK JUJUR
Rasulullah SAW bersabda: “Hendaklah kamu semua bersikap jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa ke surga.” (HR. Bukhari).
Islam menganjurkan ummatnya bersikap ‘shiddiq (berkata dan bersikap benar),  krn akan memperoleh ketenangan jiwa, mendapat keberkahan hidup, menggapai keselamatan, terhindar dari kemunafikan, dan akan dicatat sebagai ahli kebenaran (orang yang jujur).

3. TIDAK NDABLEG
Ke-imanan dan rasa malu ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Ndableg itu bukan hanya kepada diri sendiri, tapi juga kepada Allah dan orang lain. Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya malu dan iman adalah dua hal yang bergandengan, tak dapat dipisahkan. Bila salah satunya diambil, yang lain akan ikut terambil.” (HR. Hakim dan Baihaqi).
Dalam hadits yang lain, Rasulullah bersabda: “Malulah kamu kepada Allah dengan sebenar-benar malu.” (HR. Tirmidzi).
Islam mewajibkan ummatnya memiliki rasa malu melakukan hal-hal yang tidak dibenarkan oleh Allah SWT dan Rasulnya, kecuali jika ia mau disebut ‘ndableg?,. Bila malu itu tertanam, tidak akan tejadi penyimpangan di masyarakat. Tapi jika rasa malu diabaikan, maka kehancuranlah yang akan datang. Pantas, di zaman sekarang, berbuat maksiat dan dosa pun dilakukan dengan rasa bangga.

4. TIDAK PENDAMAI
Dalam pergaulan, persahabatan, dan bermasyarakat kerap terjadi perselisihan. Apabila terjadi perselisihan, maka harus ada pihak yang mau menengahi atau mendamaikan secara adil, sehingga kedua belah pihak yang berselisih dan bertikai dapat kembali berdampingan.
Ingatlah firman Allah SWT,“Dan apabila ada dua golongan orang mukmin berperang, maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari keduanya berbuat zalim terhadap (golongan) yang lain, maka perangilah (golongan) yang berbuat zalim itu, sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah. Jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil, dan berlakulah adil. Sungguh, Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.” (QS. Al-Hujuraat: 9).

5. TIDAK PENYABAR
Rasulullah SAW mengamanahkan, “Orang kuat bukanlah yang dapat mengalahkan musuh, namun orang yang kuat adalah orang yang dapat mengendalikan dirinya ketika marah.” (HR. Bukhari-Muslim).
Sesungguhnya Rasulullah Saw bersabda: “Ada tiga hal yang jika dimiliki seseorang, ia akan mendapatkan pemeliharaan Allah, dan akan dipenuhi dengan rahmat-Nya, dan Allah akan senantiasa memasukkannya ked lam lingkungan hamba-hamba yang mendapat cinta-Nya, yaitu: seseorang yang selalu bersyukur ketika Allah memberi nikmat, seseorang yang mampu (meluapkan amarahnya) tetapi dia memberi maaf atas kesalahan orang, dan seseorang yang apabila marah, dia menghentikan amarahnya.” (HR. Hakim).
Rasulullah Saw mengingatkan” “Orang yang paling dibenci Allah adalah orang yang paling keras dalam pertengkaran.” (HR. Bukhari)



aw, aw,aww....
......>))))O> ...


**dari berbagai sumber MU/Des/2012

Tidak ada komentar: