Jumat, November 16, 2012

OLA RATU SABU, GRASI CEROBOH & BAU TERASI !


Media Ummat : Di warung-warung kopi masih menjadi pembicaraan hangat atas pemberian grasi SBY kpd  “RATU SABU INDONESIA”, Meirika Franola (Ola) yg dianggap ‘ceroboh. Berikut reminding atas kasus Ola;

12 Januari 2000,  Ola (Meirika Franola) bersama dua temannya Rina Andriani  dan Deni Setia Maharwan yang sudah telanjur masuk ke perut pesawat Cathay Pacific tujuan London, Inggris  di bandara Soeta Jakarta ditangkap BNN dgn bukti 3,5 Kg heroin.

Atas pengembangan penangkapan itu, satu bulan kemudian BNN menggerebek rumah Ola dan suaminya Mouza Sulaiman Domala, warga negara Pantai Gading, di Jalan Pangeran Antasari No 74, Cipete, Jakarta Selatan. Saat digerebek ternyata Mouza dan teman-temannya asal Afrika melawan. Maka, terjadilah baku tembak

Sejak itu Ola pun menjadi penghuni Lapas Wanita Tangerang, Banten, dan divonis mati. Tahun 2002 Ola & teman2nya itu mengajukan PK – Peninjauan kembali dengan nomor perkara 1 3 PK/Pid/2002. Namun tahun 2003 MA ‘MENOLAK”. Deni , teman Ola mencoba mengajukan grasi pada 26 April 2011 lalu, kembali MA “MENOLAK”.

Namun tgl 25 januari 2012 Presiden memutuskan untuk mengabulkan grasi dengan mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7/G/2012 yang mengubah hukuman Deni menjadi hukuman seumur hidup.  Sedangkan Grasi  untuk Ola dikeluarkan pada 26 September 2011 dengan Keppres Nomor 35/G/2011.

Subhanallah, Allah SWT memberikan petunjuk lain kpd kita semua setelah tertangkapnya NA-42 thn, seorang ibu rumah tangga, di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, 4 Oktober lalu yg membawa sabu seberat 775 gram dari India ke Indonesia. Terbukti dia adalah kurir aktif Ola, pembuktian Allah SWT jika Ola alias si  ‘RATU SABU INDONESIA’ itu tetap ‘jualan’, kalau pun dia dlm penjara Tangerang.

Rakyat dan parta penggiat anti Narkoba sontak berang, Ketua MK,Mahfud MD menyatakan, ‘Grasi itu adalah ‘kemenangan mafia narkoba melalui istana, Mafia itu kan tidak terlihat dan bisa masuk ke mana-mana. Bisa masuk ke polisi, pengadilan, kehakiman dan lain-lain,"kata Mahfud

Lain Mahfud lain lagi pendapat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), melalui Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) PBNU Andi Najmi Duaidi, Senin (12/11/2012),dia mengatakan ‘Istana bau sangit mafia narkoba, hingga PBNU mendorong Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan tes urine terhadap staf di lingkungan Istana Negara. 'Agar istana mawas diri dan tidak royal' memberi grasi kepada gembong narkoba, kata Andi.

Apapun kecerobohan pemberian grasi ini, Ola terlibat langsung menyebarkan narkoba kpd bangsa ini yang jumlahnya menaik setiap tahun. Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat jumlah pecandu narkotika di Indonesia mencapai 3,8 juta orang. Dari jumlah itu, kelompok pekerja (70 persen) dan pelajar/mahasiswa (22 persen); pecandu 47%, pemakai teratur 27%, dan coba-coba 26% . Narkoba juga dinilai BNN merugikan perekonomian Indonesia Rp 41,2 triliun akibat penyalahgunaan narkoba tersebut. Beberapa faktor kerugian tersebut adalah biaya private dan biaya sosial

BNN menambahkan lagi bagaimana mencapai program  “Indonesia Bebas Narkoba Tahun 2015” karena pada tahun 2015 diduga pengguna akan mencapai 5 juta orang seiring kebutuhan narkoba yaitu; ganja, dengan kebutuhan mencapai 389.490.039 kilo gram. Kemudian heroin sebanyak 7.771.259 kilo gram. Kokain 88.012 kilo gram, ekstasi 8.988.587 kilo gram, dan shabu sebanyak 30.021.070 gram.

Farhat Abbas selaku pengacara Ola bilang, " Ola gak salah dia Cuma istri bandar. Pihak istana bilang ‘Mahfud MD ceroboh nuduh istana main mata dgn mafia narkoba. PBNU bilang bau sengit, ehehehe....terasi juga bau sengit. 

Now, Terserah mau ngemeng apa, saya pribadi mendukung HUKUMAN MATI bagi para bandar, titik ! (foto.repro)

Selasa, November 13, 2012

SUDAH MISKIN, BANYAK YG CERAI PULA !

**** Masih sedikit yang tahu, bahwa di negara yg 'gemah ripah lohjinawi' ini banyak Keluarga Indonesia berada dalam kemiskinan dan ketidaksejahteraan.Hasil riliis  pendataan Program Perlindungan Sosial tahun 2012 oleh Bappenas,disebutkan  sebanyak 74 juta jiwa terdiri dari 30 juta penduduk hampir miskin, 30 juta penduduk miskin, dan 14 juta jiwa sangat miskin 

****....Menurut data dari Badan Peradilan Agama (Badilag) tahun 2009-2010 lalu, disebutkan perkara perceraian yang diputus Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah mencapai 223.371 perkara. Dan tiap tahun rata-rata terdapat 161.656 perceraian.

Selain itu, Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) berdasar pada data Kepolisian Setiap tahun cenderung meningkat. Pada 2010 berjumlah 105.103 kasus. Dan ditahun 2011 mencapai  119.107  kasus (Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, www.republika.co.id, 29/06/ 2012)

Yang lebih 'ngeri  Komnas Pendidikan Anak menyatakan sebanyak 62,7 persen remaja di Indonesia pernah melakukan hubungan layaknya suami istri. 'Wiiihhhh..
Sementara data dari BKKBN menyatakan sebanyak 51 persen remaja pernah melakukan seks bebas. Menurut data dari BNN dari tahun 2003 sampai 2010 terjadi kenaikan transaksi narkoba sebanyak 300 persen (di kalangan remaja)

Sombong kali negara kita ini ...>))))O> ...

Kamis, November 08, 2012

AYO DAHLAN, BENAHI PELABUHAN KITA !


AYO DAHLAN, BENAHI PELABUHAN KITA !
Media Ummat,KIB, Jakarta ; Potensi ekonomi laut di Indonesia mencapai $ 1,2 triliun /tahun atau setara dengan sepuluh kali Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada tahun 2012. Indonesia masih sangat penting dalam perdagangan internasional. Namun sayang, dalam posisi yang sangat strategis dan menjadi urat nadi perdagangan dunia, kita tidak memiliki pelabuhan yang representatif. Padahal kalau kita memiliki pusat-pusat pelabuhan internasional, manfaatnya akan banyak sekali. Satu keuntungan yang pasti bisa diraih adalah menggeliatnya perekonomian di sekitar pelabuhan. Selain itu, jalur distribusi ekspor-impor bisa berjalan lancar dan secara tidak langsung akan menyumbang devisa untuk negara.
Belum lagi biaya untuk kapal-kapal yang singgal di pelabuhan. Karena itu keberadaan pelabuhan masa kini dan yang akan datang tetap saja dibutuhkan dalam pembangunan ekonomi regional maupun internasional. Pembangunan ekonomi akan mandek apabila aktivitas pelabuhan kurang berjalan normal sebagaimana fungsinya. Karena itu peranan pelabuhan di dalam pembangunan ekonomi untuk memperkuat sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi bagian terpenting untuk menciptakan era globalisasi yang tahan banting terhadapsegala aktivitas yang kurang menguntungkan
Dari 134 negara, menurut Global Competitiveness Report 2009-2010, daya saing pelabuhan di Indonesia berada di peringkat ke-95, sedikit meningkat dari posisi 2008 yang berada di urutan ke-104. Namun, posisi Indonesia itu kalah dari Singapura, Malaysia, dan Thailand. Kelemahan pelabuhan di Indonesia terletak pada kualitas infrastruktur dan suprastruktur.  Indonesia juga kalah dalam produktivitas bongkar muat, kondisi kongesti yang parah, dan pengurusan dokumen kepabeanan yang lama. Global Competitiveness Report 2010-2011 menyebutkan, kualitas pelabuhan di Indonesia hanya bernilai 3,6, jauh di bawah Singapura yang nilainya 6,8 dan Malaysia 5,6
Meski sedikit terlambat, namun kita harus menyambut niat baik pemerintah dalam mewujudkan pembangunan pelabuhan pusat internasional. Diitambah lagi karena potensi &  keuntungan bagi Indonesia yang sebagian besar wilayahnya atau lebih dari 70 % terdiri atas laut dan pesisir Jika terwujud, ketergantungan terhadap Negara lain dalam proses perdagangan internasional akan berkurang. Bayangkan, karena tidak memiliki pelabuhan pusat internasional, Indonesia harus mengeluarkan 3-4 miliar dolar Amerika Serikat per tahun untuk mendukung ekspor-impor
      Dari semua masalah yang telah disebutkan diatas, masalah yang paling penting untuk diselesaikan terlebih dahulu adalah perbaikan fasilitas yang ada pada pelabuhan. Langkah pertama ialah merevitalisasi pelabuhan – pelabuhan utama di Indonesia. Sedikitnya, pemerintah harus serius mengembangkan 10 pelabuhan utama seperti Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Mas, Tanjung Perak, Bitung, Pontianak, Pangkalan Bun, Panjang, dan beberapa pelabuhan yang memiliki posisi strategis
         Kita berharap dengan komando Dahlan Iskan selaku Menteri Negara BUMN RI, Pelabuhan Indonesia I – IV akan semakin diperhitungkan dunia internasional dan memberikan nilai plus lain bagi warga sekitar. Khususnya setelah banyaknya perombakan susunan direksi pelindo I-IV bulan Agustus lalu .Insya Allah,Amin Yarabil’alamin  --- Ke halaman 11 (Tim MU/KIB/Foto.ist)

Rabu, Oktober 31, 2012

SURAT TERBUKA UNTUK JOKOWI - AHOK


Gerakan Partisipatif Kebersihan, Penghijauan, Dan Anti Banjir, Kota Metropolitan Jakarta
Oleh : Marzuki Usman *


1.       Latar Belakang.

Salah satu masalah di perkotaan di Indonresia adalah masalah kebersihan dan penghijauan. Dewasa ini semua masalah kebersihan dan penghijauan dibebankan kepada pemerintah.  Partisipasi masyarakat hanyalah membayar pajak. Dan, masalah kebersihan dan penghijauan seakan menjadi hal yang tidak serius dilakukan. Satu  dan lain karena pemahaman masyarakat kita akan kebersihan dan penghijauan masih sangat rendah. Perhatiannya lebih terfokus kepada masalah penanggulangannya saja. Padahal untuk masyarakat yang sebagian besar beragama Islam. Di agama Islam sering dikatakan bahwa  “ Kebersihan adalah sebagian dari Iman”. Akan tetapi sedihnya, ini hanya berhenti di perkataan saja dan tidak atau jarang sekali dilakukan dalam kehidupan nyata sehari-hari kita.

Kita banyak membahas masalah biaya rumah sakit tetapi kita lupa bahwa bilamana lingkungan warga kita bersih, maka kemungkinan kita terjangkit penyakit  lebih kecil pula. Sudah menjadi fakta bilamana lingkungan kita bersih dan higienis maka penduduk di daerah tersebut relatif lebih sehat dari daerah yang kotor. Membangun sekolah agar bisa gratis tetapi tidak membangun dengan benar yang pada akhirnya menjadi biaya berkelanjutan dan membebani anggaran pemerintah yang berakhir dengan sekolah jorok, kotor, roboh yang berbahaya bagi kesehatan para murid.

2.       Gerakan Partisipatif Kebersihan, Penghijauan, dan Anti Banjir, Kota Metropolitan Jakarta
Sehubungan dengan terpilihnya Bapak sebagai “Gubernur Kota Metropolitan Jakarta”, maka ada baiknya bila diberikan masukan atau ide kepada Bapak sebagai berikut.
Idenya adalah menggerakkan masyarakat di wilayah kota metropolitan Jakarta untuk melakukan kegiatan kerja gotong royong untuk waktu yang rutin. Ini adalah untuk meningkatkan kesadaran rakyat akan kebersihan dan akan berujung pada peningkatan kebahagian hidup rakyat. Diharapkan nanti hal ini akan terwujud berkesinambungan. Artinya, bilamana Gubernur berganti, program kebersihan dan penghijauan ini akan terus berjalan, dan akan menjadi suatu peninggalan kepada generasi berikutnya.

3.       Bagaimana Caranya
Dengan membuat sistem kebersihan dan penghijauan yang melibatkan rakyat secara maksimal, maka di suatu kecamatan dilakukan koordinasi. Dan di setiap kelurahannya untuk melakukan kegiatan membersihkan fasum di daerahnya. Akibatnya dengan sendirinya lingkungan mereka akan terjaga dan bersih. Ini dikerjakan dengan dana yang relative lebih murah. Setiap minggu, yakni setiap hari Minggu diadakan kerja gotong royong di suatu kecamatan dengan mengerahkan tenaga relawan dari penduduk setempat, pelajar dan mahasiswa dan anggota TNI.
Misalnya gerakan ini dapat pula kita terapkan dengan mengkeduk atau mengeruk kali-kali di DKI Jakarta yang tidak pernah dikeruk. Sebagai mitra kerja untuk kegiatan ini kita dapat memanfaatkan, keberadaan Lembaga Cemerlang Indonesia, suatu organisasi masyarakat atau civil, yang peduli kepada lingkungan.

4.       Pembiayaannya
Mengenai masalah pendanaan kegiatan ini, disamping berdasarkan swadaya, maka               kita dapat mengajukan proyek ini ke perusahaan-perusahaan besar di Indonesia, baik BUMN maupun perusahaan swasta, yang beroperasi atau memiliki kantor di kota metropolitan Jakarta. Kita memohon untuk dapat memanfaatkan dana CSR mereka guna membiayai proyek ini.

Sebagaimana kita ketahui, bahwa dana CSR dari perusahaan-perusahaan tersebut biasanya dilakukan sendiri-sendiri dan saling tidak berkoordinasi. Dengan sistem ini kita dapat memaksimumkan hasil dari dana CSR tersebut tidak saling tumpang tindih.

Dengan sistem ini yang dibuat oleh Bapak Gubernur DKI Jakarta, maka penyaluran dana CSR akan lebih terarah dan akan memperlihatkan hasil yang lebih baik. Sekaligus nanti akan mengurangi penyelewengan. Sistem ini akan dipaparkan disetiap kelurahan supaya dapat diketahui perusahaan apa yang telah menyumbang uang CSRnya untuk kebersihan di kelurahan tersebut. Perusahaan juga dapat memantau kemana dana CSRnya digunakan. Dan dalam hal ini, digunakan untuk membersihkan lingkungan dengan memberdayakan masyarakat.

Perlu juga ditekankan bahwa warga juga dapat berpartisipasi dengan menyumbang makanan dan minuman, dan sebagainya.

Jakarta, 01 November 2012
-----------
*Mantan Meneg Investasi / Menhut / Menparpostel RI
*Surat ini telah dikirim tgl.22 Oktober 2012

Rabu, Oktober 17, 2012

Jakarta Baru, INDONESIA BARU


**** CATATAN KEMENANGAN JOKOWI-AHOK
26 September lalu adalah akhir dari rangkaian panjang perjuangan membawa Jokowi-Ahok ke Jakarta, hampir 22 hari euphoria kemenangan warga Jakarta seakan sulit terhapuskan hingga saat ini dan 5 tahun kedepan
Semua lembaga survey terkecoh, demikian juga partai2 politik, tterbukti KETETAPAN Allah SWT, Tuhan YME tidak dapat dikooreksi bahkan dianulir, semua berjalan sesuai kehendaknya, JAKARTA BARU
Dont miss it,
1/. Jmlh pddk Jkt                     =   9.607.787 orang (BPS-2010)
2/. Jmlh Pemilih                       =  6.962.348 orang
3/. Jmlh suara sah  Putaran 1    =  4.336.486 orang
4/. Jmlh suara Jokowi-Ahok Putaran 1 = 1.847.157  suara (42,6%)
5/. Jmhl suara Foke-Nara Putaran 1=  1.476.648 suara (34,05%).
6/. Jmlh suara sah Putaran 2      =  4.592.945 suara
7/. Jmlh suara Jokowi-Ahok Putaran 2 = 2.472.130 suara (53,82%)
8/. Jmlh suara Foke-nara Putaran 2 =  2.120.815 suara (46,17%)

Gerakan warga Jakarta saat Pilkada lalu bukan karena berjalannya mesin politik, namun semua itu dikarenakan adanya kekuatan & rasa yg sama diantara 6.962.348  pemilih,  konstituen parpol, optimalisasi jejaring sosial, dsb --sehingga kemudian pasangan Jokowi-Ahok berhasil meraih kursi B1 & B2 periode 2012-2017 yad

JAKARTA BARU 2012-2017 itu target kolektif, yang tdk bisa lagi di-klaim sepihak oleh siapa pun,, karena banyak juga warga diluar Jakarta yg memberikan kontribusi besar dalam pemenangan Jokowi-Ahok tsb
Intruksi pimpinan Parpol yg anti Jokowi-Ahok, ternyata STUG
Berbalik menjadi ‘blunder dan akhirnya mrk memilih Jokowi-Ahok
Daripada menuruti kemauan Parpol..

Saat didalam bilik suara itu, Tuhan YME, Allah SWT
Mulai bermain, dan...Cliiinnnggg, dalam hitungan detik gambar Jokowi-Ahok pun
Menjadi pilihan sejati
Subhanallah..., Puji Tuhan -)

Vox Pupuli Vox Dei, Suara Rakyat Suara Tuhan
Kemenangan Jokowi-Ahok itu salah satu buktinya
Demikianlah jika Tuhan telah ‘ikut campur didalamnya..
Dan semua orang harus menerimanya dgn ikhlas
Dan mengoreksi diri...-)
...
Jika ini bisa ditularkan kesemua daerah
Maka Insya Allah yang baru bukan hanya JAKARTA saja,
tapi INDONESIA BARU pun menanti..
INDONESIA BARU, INDONESIA BERSIH 2013-2018...

FOKE, Fokoke ke KPK ! =)


KPK DIMINTA SEGERA MENANGKAP FAUZI BOWO.

Kasus Korupsi Foke Fauzi Bowo Demokrat yang telah masuk meja KPK atas laporan Wagub Prijanto siap untuk dibongkar.

Antara lain :
- Dana Hibah & Bansos senilai ------ +/- Rp.  1,3 Trilyun.


***http://www.facebook.com/#!/photo.php?fbid=10151053776777138&set=t.100000033382414&type=3&theater

Minggu, Oktober 07, 2012

ABRAHAM SAMAD, MUNDURLAH !


Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S. Pane, Rabu 18/4/2012 lalu pada pers mengatakan, " Hari ini sudah 120 hari Abraham Samad memimpin KPK namun tanda-tanda keberhasilan yang dijanjikannya belum juga terlihat. Jika keadaan tidak berubah dan tetap saja seperti ini, maka 120 hari ke depan Abraham tampaknya harus bersedia mengundurkan diri dan pulang kampung seperti janji yang pernah diucapkannya sebelum menjadi Ketua KPK.

Neta S. Pane yang merupakan deklarator Komite Pengawas KPK menilai bahwa indikasi keberpihakan KPK yang luar biasa terhadap penguasa saat ini adalah yang menjadi sebab KPK berjalan lamban. “KPK telah terkoptasi terhadap kekuasan, sehingga kasus-kasus besar yang pernah dijanjikan Abraham Samad cs akan diungkap menjadi kabur dan sia-sia,” tandas Neta S. Pane 

Dan kami mengingatkan ini sdh tgl 07 Oktober 2012, sdh lebih  dari 120 hari , so what, what so !?

***Smoga Samad tidak menjadi ketua KPK yg PALING CENGENG !!, Amin yarabil'alamin