Kamis, Februari 16, 2012

Mister MOE, "Police Profesional, Profesional Police...

.... Indonesia memiliki 33 provinsi, dan 480 lebih Kabupaten dan Kota; Sudah waktunya pengamanan wilayah dikembalikan kedaerah masing masing. Perlu dipikirkan jika POLRI itu diangkap oleh kepala daerah masing masing. Shg kelak ada Polisi Provinsi, Polisi Kabuapten dan Polisi Kota. Rekruiting adalah putra daerah setempat, bertanggung jawab dan didanai oleh kepala daerahnya. Jika timbul masalah penanganan akkan lebih cepat. Pasti ini akan menimbulkan pro-kontra namun jika ini membawa kenyamanan masyarakt lbh baik knp TIDAK MUNGKIN kita lakukan. Itulah yang saya sebut Police Profesional, Profesional Police.

Para polisi akan lebih cepat berkomunikasi dgn lembaga/pemuka adat setempat dan pihak pihak terkait dlm menangangi satu masalah;  jika memerlukan kordinasi pun akan lebih cepat baik tingkat vertikal-horisontal. Sejajar dan cepat tanggap.Jumlahnya min.10 % dari jumlah penduduk setempat.Diberikan upah yang layak, shg kinerja pun berjalan baik.

Kepala daerah bisa saja sebagai/setingkat  Kapolda (Gubernur) , demikian utk para bupati dan walikota. Bisa detailnya disusun kembali. Mungkin nanti tidak ada lagi KAPOLRI, nama dapat kita carilah nanti. Mungkin itu serupa Chairman FBI,CIA, dsb. Hya kan, Apa salah?

Rekruiting tentunya polisi /masyarakat daerah setempat,kecuali mungkin utk daera2 rawan konflik seperti di Maluku, papua, dsb. Harus ada rumusan lain utk ini.

Tentunya aturannya harus kita buat lebih detail, dibicarakan lebih tertata sehingga ANY BODY HAPPY....

Demikian bincang iseng dgn Mister MOE (DR.H.Marzuki Usman,SE,MBA), mantan Menparsenibud/Menhut/ Meneg Investasi RI diruang kerjanya, Wisma Sudirman, Jakarta. Selasa, 14 Februari 2012 lalu. 'MANTAP..!!

Selasa, Februari 14, 2012

..Malkom X: Dari dunia Hitam menuju kedamaian Allah..


...... Malcolm X (lahir 19 Mei 1925 – meninggal 21 Februari 1965 pada umur 39 tahun) adalah tokoh Muslim dari kaum Afrika-Amerika yang ketokohannya dapat disandingkan dengan Dr. Martin Luther King yang berjuang menghapus segala macam diskriminasi lebih-lebih yang menimpa kaum Afrika-Amerika yang sering dikonotasikan dengan kaum negro yang terdiskriminasikan.

Malcolm X alias Malcolm Little lahir pada tanggal 19 Mei 1925 di Omaha, Nebraska . ibunya bernama Louise Little dan ayahnya bernama Pendeta Earl, seorang pendeta baptis dan anggota UNIA (Universal Negro Improvement Association) yakni sebuah organisasi yang dirintis oleh Marcos Aurelius Garvey ; yg brtujuan mewadahi perbaikan hidup bagi orang orang negro. 

Semasa kecilnya Malcolm dan keluarganya sering menjadi sasaran penembakan, pembakaran rumah pelecehan dan ancaman lantaran ayahnya adalah anggota UNIA yang militan, perbedaan keyakinan melahirkan konflik diantara mereka, dan ayahnya pun tewas dgn cara yg keji, dibantai kelompok rasis kulit putih . Pengalaman buruk ini membekas kalaupun Malkom saat itu berusia 6 thn.

Sekitar thn.1947 (?) dia menunaikan ibadah haji utk melengkapi ke-Islamannya. "Pengalaman haji yang saya alami dan lihat sendiri benar benar memaksa saya mengubah banyak pola pikir sebelumnya dan membuang sebagian pemikiran saya (yg buruk2?). Hal itu tidaklah sulit bagi saya." Kata-kata ini sebagai bukti bahwa dirinya mengubah pandangan dari memperjuangkan hak sipil orang negro ke level Internasional dan berbasis ‘humanis- Islam. Malcolm X pun berganti nama menjadi Haji Malik

Setelah malang melintang dlm lintasan kehidupan ‘brutal & hitam sekitarnya (Mariyuana, Sex bebas, Konflik sosial/rasis, dsb) dan keinginan HIDUP NYAMAN DALAM BERBEDA KEYAKINAN. Akhirnya Malcolm X mendirikan Organization of Afro-American Unity pada 28 Juni 1964.   
Ia bersahabat dekat, satu visi dlm hidup dgn Muhammad Ali - Legenda tinju dunia, kerap mrk pun terlihat berdua , berdiskusi banyk hal.

Sayang tidak semua ‘sahabat hitamnya mendukung, Dia tewas ditembak 3 orang warga Afrika-America tgl. 21 Februari 1965, sesaat ia akan ceramah di New York. Kendati demikian, perjuangan & keyakinannya selama ini membuahkan hasil dan tersebar kepenjuru dunia khususnya dalam menyebarkan visi antirasisme dan nilai-nilai Islam yang humanis. Banyak jg yg kini menilai jika dia ‘Islam Liberalis. Tapi Allah SWT telah memilih dia sbg satu umat pilihan, hidup mati utk Allah.
.................................... Jika itu Malkom X,  lalu kita bisa apa? ........................

Sabtu, Februari 11, 2012

REPUBLIK DUSTA


......... Media Ummat: Bismillahirahmanirahim, Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. 
Sahabat MEDIA UMMAT yang dikasihi Allah SWT. Dalam kehidupan ummat Islam tidak terlepas dari kelalaian/khilap, diantaranya adalah melakukan DUSTA/BOHONG. Sedangkan hal ini telah diamanahkan agar kita menghindari sehingga kita tidak tergolong kepada kaum munafik yang identik dengan Dusta/berbohong, ingkar/tidak amanah dan khianat

Dan Allah SWT pun menegaskan dalam firmannya,al"..Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah untuk menyesatkan manusia tanpa pengetahuan. Sesungguh nya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim - QS. 6:144, ".

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud r.a, dari Nabi saw. bersabda, "Hendaklah kalian bersikap jujur karena kejujuran akan membawa kepada kebaikan dan kebaikan dapat mengantarkan ke surga. Sesungguhnya seseorang senantiasa jujur sehingga ditulis sebaga seorang yang jujur. Dan sesungguhnya dusta dapat menyeret kepada kejahatan dan kejahatan dapat menyeret ke dalam neraka. Sesungguhnya seseorang senantiasa berdusta hingga ditulis di sisi Allah sebagai pendusta," (HR Bukhari).

Esensi dari Firman Allah SWT dan amanah Rasulullah SAW adalah;
1. Dusta adalah memberitakan sesuatu yang berbeda dengan kejadian yang sebenarnya baik dilakukan dengan sengaja ataupun karena ketidak tahuan. Hanya saja jika dilakukan karena tidak tahu maka tidak berdosa. Allahu a'lam.
2. Sangat diharamkan berkata dusta dan bahaya menganggap remeh perbuatan dusta, karena dusta merupakan sebab dari segala kejahatan.
3. Barangsiapa dengan sengaja berdusta maka hal itu akan menjadi sifatnya.
4. Dusta memiliki banyak bab, antara lain: Mengaku bermimpi sesuatu padahal tidak, bercerita dusta untuk membuat orang-orang tertawa, dan lain-lain.

Namun ada juga pengecualian terhadap DUSTA/BOHONG yang ‘dimaklumi’ dalam Islam, seperti sabda Rasululah SAW, yaitu; "Tidak disebut pendusta orang yang mendamaikan perselisihan di antara manusia, kemudian ia menceritakan kebaikan atau mengatakan suatu hal yang baik," (HR Bukhari dan Muslim).

Tahun 2012 menjelang 2 bulan dan Agustus mendatang perjalanan bangsa ini menuju usia 67 tahun, tidak terhitung lagi DUSTA/BOHONG yang telah dilakukan baik oleh perorangan maupun kolektif. Yang lebih memalukan lagi jika itu dilakukan oleh para pemimpin yang mendapat amanah dari rakyat untuk mensejahtrakan ekonomi dan memberikan keadilan dalam segala hal. Nyatanya, banyak kasus yang secara gamblang DUSTA/BOHONG itu dilakukan secara terencana dan kolektif. Demikian dalam kehidupan rumah tangga, tidak lepas dari ini. Dan terus membiarkan seolah tidak ada yang tahu. Sedangkan keluarga adalah masyarakat terkecil dalam satu bangsa. Mereka lupa Allah SWT Maha Tahu & Maha Perkasa. Dusta antara sahabat, dusta antara rekan bisnis. Dusta sesama ummat. Dan dusta kepada Allah SWT & Rasulullah SAW.

Jika saja DUSTA/BOHONG sudah mendarah-daging, maka selamat datang REPUBLIK DUSTA. Naudzubillahimindzalik. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. 


--------------------------------------


Media Ummat: Entah apa yang sedang terjadi di perjalanan bangsa ini, dirasa hingga tahun ke-8 ini semua ‘jalan ditempat. Tidak ada yang patut dibanggakan bagaimana pemimpin nasional dan rejimnya membawa bangsa ini lebih baik dari waktu sebelumnya. Semua waktu dan enerji habis terkuras untuk hal hal yang sewajarnya tidak dilakukan, apalagi bicara tentang kesejahtraan rakyat. NOL.

Belum habis kasus pemalsuan surat palsu MK-KPU, Bank Century, Lapindo, Ahmadiyah, NII, kini muncul lagi kasus Wisma Atlit Rp.191 milyar, Hambalang, Renovasi Banggar DPRRI Rp.20 Milyar, dan yang terbaru adalah pembelian pesawat kepresidenan > Rp.900 Milyar. Hiruk pikuk yang kental dengan aroma dusta dan korupsi, dan ini menjadikan pembicaraan semua kalangan, hingga warung kopi pinggir jalan sekalipun.Demikian menguras waktu dan enerji bagi mereka yang berakal sehat !

Tidak ada lagi kepekaan para pemimpin yang mendapat amanah dari rakyat, tidak ada lagi kejujuran diantaranya, tidak ada lagi keberpihakan kepada wong cilik yang kini lebih dari 30 juta orang miskin dan lebih dari 8 juta pengangguran.

Khusus pesawat kepresidenan yang telah diapproved DPRRI dan diperkirakan bulan Agustus 2013 ini selesai apa yang akan kita banggakan untuk ini?

Ø * Apakah memang sedemikian pentingnya pihak Sekneg/istana membeli pesawat sedangkan kunjungan presiden keluar negeri pun hanya terhitung jari dalam setahunnya?
Ø*  Jika memang penting adakah lawatan presiden selama ini yang manfaatnya dirasakan rakyat ?, lawatan yang mana?, jika saja kita untuk menghadapi keculasan Malaysia & Saudi (TKI/TKW) atau kegagalan kita menghadapi perompak Somalia lalu yang menelan uang rakyat >Rp.20 Milyar. Kita jangan lupa  selama ini diplomasi kita tidak lebih ‘seujung jari?
ØLalu dimana implementasi  & keberpihakan pemimpin nasional yang selama ini menggembar-gemborkan CINTAILAH PRODUK DALAM NEGERI?, bukankah kita punya pesawat produk IPTN; seperti pesawat CN 325 yang telah dipakai oleh negara lain seperti Malaysia, Korea, dsb untuk pesawat kepresiden mereka?
Ø * Apakah memang tidak dapat dibanggakan jika pemimpin nasional menggunakan produk IPTN daripada dari luar. Mengapa harus American-minded?
Ø * Lalu mengapa harus ngotot beli produk AS (Boeing Jet), mungkinkah ada pat-gulipat didalamnya yang notabene ada permainan ‘komisi?
Ø*  Jika saja pemimpin nasional kita peka seharusnya lebih awal beliau menolak hal ini,apapun alasannya, apalagi jika ingin mendapatkan simpati rakyatnya menjelang 2014 mendatang. Tapi ini tidak berlaku jika beliau bersikap sebaliknya, egp !

Betapa kita lupa saat ini hutang luar negeri kita telah mencapai lebih dari Rp.1.700 triliun, sedangkan ditahun 2004 lalu hanya Rp.1.200 triliun, berarti ada kenaikan lebih dari Rp.500 triliun. Untuk apa?
Ya Allah Subhana Wataalla, Ya Rab ,banyak dusta yang tidak kami ketahui atas semua hal diatas , lalu akan dibawa kemana kami ini?, Ya Rab,lindungi kami dari sifat dusta & serakah,Amin Yarabil’alamin.

Jumat, Februari 03, 2012

MARZUKI USMAN & RAKER PATROLI 2012

..... Berikut adalah kutipan makalah dari H.Marzuki Usman,SE,MBA (Mister MOE, mantan Menparsenibud / menhut / Meneg Investasi RI);.untuk Raker Surat Kabar Independent (SKI) PATROLI, besok, hari Sabtu.4/02/2012, Gd.Aptisi, samping Polda Jabar, Jl.Sukarno Hatta, Bandung, Jawa barat

... Jumlah media cetak di Indonesia dalam 10 tahun terakhir ini berkembang pesat seiring adanya kebebasan pers dengan jumlah 1.000 media cetak bertiras sekitar 19 juta eksemplar. Jumlah tersebut jauh meningkat dibandingkan dengan 10 tahun lalu yang berjumlah 289 media cetak dengan tiras 14,5 juta eksemplar, jumlah TV juga meningkat dari 6 stasiun menjadi 250 stasiun baik nasional maupun daerah.Ditengah isu sandyakalaning (masa akan berakhirnya) jaman ke-emasan koran, dan media cetak secara umum,  karena  perannya kian tergeser oleh media televisi, radio  dan internet; media-online, jejaring sosial, dsb.Selayaknya Surat Kabar Independent (SKI) PATROLI  tetap optimis.
...............namun hanya sekitar 30 persen dari 1.000 media cetak itu yang dikatakan sehat secara bisnis, sedangkan selebihnya bermasalah........ Saya yakin , saat ini di Jawa barat,  tidak lebih dari 20 media cetak yang eksis selama 10 tahun belakangan ini. Termasuk diantaranya adalah SKI PATROLI


...............
▄ PENYERAPAN LAPANGAN KERJA NASIONAL
         
Saat ini jumlah pengangguran lebih dari 8,1 juta orang, dari sekitar 30 juta orang miskin nasional ; jika saja SKI PATROLI mampu menyerap 1% dari jumlah itu (+/- 81.000 org), itulah target manajemen dalam mendukung penyerapan tenaga kerja tingkat nasional. Jika saja 10%-nya di Prov.Jawa Barat maka SKI PATROLI akan menyerap lebih dari 810 orang.

▄ PENEGAKAN HUKUM YANG OBYEKTIF, JUJUR & PROFESIONAL
         
Usia bangsa ini akan mencapai 67 tahun di bulan Agustus mendatang, ketidak-adilan penegakan & proses hukum masih dirasa belum maksimal bagi sebagian masyarakatnya.
Selama ini Pers di Indonesia mengalami dinamika yang panjang. Mulai dari perannya sebagai corong informasi publik, alat kontrol kebijakan pemerintah, media pengaduan masyarakat, media kampanye, sarana penghimpun bantuan kemanusiaan dan lain-lain. Maka sudah saatnya Pers, khususnya SKI PATROLI mengaklamasikan sebagai media penegakan hukum, dengan karakter profesionalisme, kebenaran, kejujuran & keadilan bagi semua orang.

Kemerdekaan pers selain dijamin oleh UUD 1945 Pasal 28 mengenai kebebasan mengemukakan pendapat;  juga diatur dalam Pasal 4 (ayat 2) UU.No.40/1999 tentang pers , bahwa terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran. Adapun bagi yang menghalangi / pelanggarnya diancam pidana min. 2 tahun atau denda Rp.500 juta.

Begitu pula terhadap pekerja jurnalistik, ia dijamin dalam pasal 8 dalam perlindungan hukumnya. Salah satunya seorang wartawan berhak menolak menyebut nara sumber (newsresources), demi keselamatan nara sumber.
         
Tentunya dalam membantu penegakan hukum, SKI PATROLI  tetap  wajib menjunjung kaidah jurnalistik maupun hukum yang berlaku. Sudah waktunya menerapkan UU.Pers diatas sejalan dengan pemahaman tentang KUHP. Itulah pengertian profesionalisme, kebenaran, kejujuran & keadilan seperti yang saya sebutkan diatas.

SKI PATROLI harus berani mengambil posisi seperti itu.

*SELAMAT RAKER UTK SELURUH KEL.BESAR PATROLI...!!