Selasa, November 27, 2012

Facebook, hati-hati dgn Anak Gadismu !!




       Media Ummat; dari beberapa sumber disebutkan  bahwa dalam satu dasawarsa terakhir, Pengguna  internet diseluruh dunia meningkat pesat hingga tujuh persen atau 2,1 miliar pengguna, Khusus pengguna Facebook (FB)  diperkirakan saat ini telah mencapai lebih dari 955 juta orang.

       Indonesia pun demikian diperkirakan saat ini pengguna internetnya mencapai lebih dari
       85 juta orang.

       Dan hampir 50%-nya (43,06 juta) adalah yang  aktif  menggunakan facebook (FB). Berarti dalam dunia FB, Indonesia tercatat sebagai yang tertinggi ketiga di dunia, setelah AS, China dan India.

        FB seolah 'life-style lintas usia, profesi & wilayah, banyak dampak positif juga negatifnya. 
        Namun, Cilakanya yang  banyak diekspos media adalah maraknya penculikan anak-anak gadis  yang diawali pertemanan di FB, dan ada juga yang merupakan modus mafia penjualan anak gadis untuk diperkerjakan sbg ‘budak-sex’  nantinya. Mereka dirayu dengan segala
     cara, diculik , disekap dan dijual. Astagfirullahaladzim...!!

       Contoh terbaru adalah dialami ASS. Siswi SMP Budi utomo, Depok, berusia 14 tahun itu menjadi korban penculikan dan perkosaan lewat jejaring sosial 
       Facebook (FB). Sialnya,  pihak sekolah malah mengusirnya dari sekolah kalau pun kmudian dibantah pihak sekolah/yayasan.

       Meski akhirnya ia diperbolehkan sekolah lagi,  namun
       rasa malu dan rendah diri terus menghinggapi gadis
       cilik itu. Bisa jadi, kini ASS merasa trauma dan 
      menjauh dari pergaulan dengan teman sekolahnya. 
     Beban dari sekolah itu seakan memperparah trauma yang dialami ASS akibat menjadi korban penculikan dan pemerkosaan tiga pria bejat pimpinan CP-32 thn. ... *_*
   
      CP  bersama 2 rekannya, yang bekerja sebagai sopir tembak angkutan kota Depok- Parung itu mmg sudah lama ‘berteman’ dgn ASS; dan kali itu ia berhasil membujuk ASS
      ‘kopdar  didaerah Parung, Bogor. Awalnya, ajakan itu ditolak oleh ASS. Tapi, pelaku mengiming-imingi korban dengan uang  jajan Rp. 300 ribu. ASS pun masuk ke dalam jebakan. Ia kemudian disekap di empat lokasi  berbeda selama beberapa hari. Bahkan ASS nyaris 'dijual' ke Batam.... “_”

    So, memang tidak mudah untuk memantau aktifiitas anak-anak kita saat jauh dari mata  orang-tuanya, namun ada beberapa 
    tips, yaitu;

1/. Kalau pun ‘gaptek, wajib hukumnya sbg orang-tua mulai belajar FB-an. Dan bertemanlah dgn anak anda di FB
2/. Setelah berteman, cukup memantau saja tanpa menggangu ‘privacy anak di FB-nya
3/. Secara perlahan sampaikan ttg pentingnya menjaga identitas anak kita ; khususnya yg masih usia SD/SLTP utk tdk mudah mmberikan no telp rumah, Hp/BB, alamat rumah & sekolah kpd teman FB, khususnya pria2 ‘asing’
4/. Menjelaskan kepada anak ttg agar selalu menjaga prilaku  sikap, bahasa & etika sosial lainnya; hindari foto anak menggunakan busana terbuka
5/. Menjelaskan kpd anak dengan perlahan agar TIDAK AKAN PERNAH mau diajak bertemu dengan pria2 ‘asing
6/. Menjaga anak melalui doa disetiap saat

Insya Allah....
......



Tidak ada komentar: